Sebaiknya Ambil TOEFL atau IELTS — Apa Bedanya?

Sebaiknya Ambil TOEFL atau IELTS — Apa Bedanya?

Memilih antara TOEFL dan IELTS adalah salah satu keputusan pertama yang dihadapi mahasiswa internasional dan profesional ketika mereka perlu membuktikan kemahiran bahasa Inggris mereka. Kedua tes ini diakui secara global, diterima oleh ribuan institusi, dan dirancang untuk menilai empat keterampilan bahasa yang sama. Namun keduanya berbeda dalam format, penilaian, pengalaman mengerjakan tes, dan jenis bahasa Inggris yang ditekankan.

Panduan ini menguraikan setiap perbedaan yang bermakna sehingga kamu bisa memilih tes yang paling sesuai dengan kekuatanmu, institusi targetmu, dan gaya persiapanmu.

Gambaran Umum: Dua Tes, Satu Tujuan

Baik TOEFL iBT maupun IELTS Academic mengukur kemampuanmu menggunakan bahasa Inggris dalam lingkungan akademis. Keduanya menguji reading, listening, speaking, dan writing. Keduanya diterima oleh sebagian besar universitas berbahasa Inggris di seluruh dunia.

Perbedaan utama terletak pada cara mereka menguji keterampilan tersebut:

  • TOEFL iBT: Sepenuhnya berbasis komputer, dengan tugas terintegrasi (integrated tasks) yang menggabungkan beberapa keterampilan, dan bagian speaking yang direkam lalu dievaluasi oleh AI dan penilai manusia
  • IELTS Academic: Tersedia dalam format kertas atau komputer, dengan wawancara speaking tatap muka (face-to-face), dan tugas yang cenderung menguji keterampilan secara lebih terpisah

Tidak ada tes yang secara inheren lebih sulit atau lebih mudah. Tingkat kesulitannya tergantung pada kekuatan pribadimu dan jenis bahasa Inggris yang paling nyaman kamu gunakan.

Perbandingan Format Tes

TOEFL iBT 2026

TOEFL iBT mengalami perubahan signifikan untuk 2026. Format saat ini menggunakan Multi-Stage Testing (MST), pendekatan tes adaptif di mana tingkat kesulitan bagian selanjutnya menyesuaikan berdasarkan performamu di bagian sebelumnya. Artinya, tes beradaptasi dengan levelmu, memberikan pengukuran kemampuan yang lebih presisi.

Bagian Durasi Tugas
Reading 35 menit 2 teks, masing-masing 10 pertanyaan
Listening 36 menit 3 kuliah + 2 percakapan, total 28 pertanyaan
Speaking 16 menit 4 tugas (1 independen + 3 terintegrasi)
Writing 29 menit 2 tugas (1 terintegrasi + 1 diskusi akademik)
Total ~2 jam

TOEFL 2026 jauh lebih singkat dari versi sebelumnya. ETS menghapus bagian eksperimental dan menyederhanakan format keseluruhan, mengurangi total waktu tes dari sekitar 3,5 jam menjadi kira-kira 2 jam.

IELTS Academic

Bagian Durasi Tugas
Listening 30 menit (+10 waktu transfer untuk versi kertas) 4 bagian, 40 pertanyaan
Reading 60 menit 3 teks, 40 pertanyaan
Writing 60 menit 2 tugas (deskripsi grafik + esai)
Speaking 11-14 menit 3 bagian (wawancara tatap muka)
Total ~2 jam 45 menit

IELTS tersedia dalam dua format: berbasis kertas dan berbasis komputer. Konten dan penilaiannya identik; hanya metode penyampaiannya yang berbeda. Tes speaking selalu dilakukan secara tatap muka dengan seorang penguji, terlepas dari formatnya.

Sistem Penilaian

TOEFL iBT: Skala 0-120

Setiap bagian dinilai 0-30, untuk skor total 0-120. Penilaiannya granular, dengan setiap poin mewakili perbedaan yang bermakna dalam kemampuan.

Rentang Skor Tingkat Kemahiran
110-120 Lanjutan (C1-C2)
90-109 Menengah Atas (B2-C1)
60-89 Menengah (B1-B2)
30-59 Menengah Bawah (A2-B1)
0-29 Dasar (A1-A2)

IELTS: Skala Band 1.0-9.0

Setiap bagian menerima skor band dari 1.0 hingga 9.0 dalam kenaikan 0.5. Skor band keseluruhan adalah rata-rata dari keempat bagian, dibulatkan ke 0.5 terdekat.

Skor Band Tingkat Kemahiran
8.0-9.0 Expert / Very Good User
7.0-7.5 Good User
6.0-6.5 Competent User
5.0-5.5 Modest User
4.0-4.5 Limited User

Kesetaraan Skor

ETS dan organisasi IELTS telah menerbitkan tabel konkordansi (concordance tables). Perkiraan kesetaraan:

TOEFL iBT IELTS
114-120 9.0
102-113 8.0-8.5
90-101 7.0-7.5
79-89 6.5
60-78 5.5-6.0
46-59 5.0

Ini adalah perkiraan. Institusi yang berbeda mungkin menggunakan tabel konversi yang sedikit berbeda.

Bagian Reading: Pembahasan Mendalam

TOEFL Reading

Teks reading TOEFL secara eksklusif bersifat akademis — diambil dari buku teks tingkat universitas dalam ilmu alam, ilmu sosial, dan humaniora. Setiap teks kira-kira 700 kata. Pertanyaan mencakup pilihan ganda (multiple choice), sisipkan kalimat (insert-a-sentence), dan ringkasan prosa (prose summary).

Format 2026 menyajikan 2 teks dengan masing-masing 10 pertanyaan, total 20 pertanyaan dalam 35 menit. Format adaptif MST berarti tingkat kesulitan teks keduamu mungkin menyesuaikan berdasarkan performamu pada teks pertama.

Keterampilan yang diuji: Kosakata akademis, penalaran logis, menyintesis informasi lintas paragraf, memahami tujuan retoris.

IELTS Reading

IELTS Academic Reading menggunakan teks dari jurnal akademis, buku teks, dan majalah. Tiga teks dengan total 40 pertanyaan dalam 60 menit. Jenis pertanyaan lebih bervariasi: mencocokkan judul (matching headings), True/False/Not Given, melengkapi kalimat, jawaban singkat, melabeli diagram, dan pilihan ganda.

Keterampilan yang diuji: Skimming dan scanning, pemahaman terperinci, mencocokkan dan mengategorikan informasi, menangani format pertanyaan yang beragam.

Mana yang Cocok Untukmu?

Jika kamu nyaman dengan bahasa Inggris akademis Amerika dan lebih suka pertanyaan pilihan ganda yang langsung, bagian reading TOEFL mungkin terasa lebih alami. Jika kamu pandai menemukan informasi spesifik dengan cepat dan menikmati variasi dalam jenis pertanyaan, IELTS reading mungkin lebih sesuai dengan kekuatanmu.

Bagian Listening: Pembahasan Mendalam

TOEFL Listening

TOEFL Listening menampilkan kuliah akademis dan percakapan kampus. Kuliah berdurasi 3-5 menit dan membahas topik akademis. Percakapan mensimulasikan interaksi antara mahasiswa, profesor, dan staf universitas.

Kamu mendengar setiap rekaman sekali. Pertanyaan muncul setelah seluruh rekaman selesai. Ini menguji kemampuanmu mencatat dan menyimpan informasi selama beberapa menit — keterampilan akademis yang kritis.

Keterampilan yang diuji: Pencatatan (note-taking), memahami kuliah, mengenali sikap dan tujuan pembicara, menghubungkan ide lintas bagian yang panjang.

IELTS Listening

IELTS Listening mencakup empat bagian dengan tingkat kesulitan yang meningkat: percakapan sosial, monolog sosial, diskusi akademis, dan monolog akademis. Rekaman diputar sekali. Pada versi berbasis kertas, kamu mendapat 10 menit di akhir untuk memindahkan jawabanmu ke lembar jawaban.

Jenis pertanyaan mencakup pengisian formulir, mencocokkan, melabeli peta, dan pilihan ganda. Aksen yang digunakan terutama British, Australia, dan sesekali variasi bahasa Inggris lainnya.

Keterampilan yang diuji: Mengikuti percakapan lintas beberapa pembicara, mengisi detail spesifik, memahami berbagai aksen.

Mana yang Cocok Untukmu?

TOEFL Listening lebih panjang dan lebih banyak kuliah, menghargai keterampilan pencatatan yang kuat. IELTS Listening mencakup lebih banyak skenario praktis sehari-hari di samping konten akademis, dan menampilkan lebih banyak variasi aksen. Jika kamu terbiasa dengan bahasa Inggris Amerika, TOEFL mungkin terasa lebih nyaman. Jika kamu terpapar bahasa Inggris British atau Australia, IELTS Listening mungkin terasa lebih akrab.

Bagian Speaking: Perbedaan Terbesar

Di sinilah kedua tes paling berbeda secara signifikan.

TOEFL Speaking

Kamu berbicara ke mikrofon, dan responsmu direkam. Tidak ada pewawancara manusia. Format 2026 mencakup 4 tugas:

  1. Tugas independen: Menyampaikan pendapatmu tentang topik yang familiar (45 detik)
  2. Tugas terintegrasi: Membaca sebuah teks, mendengarkan percakapan, lalu merangkum (60 detik)
  3. Tugas terintegrasi: Mendengarkan kuliah, lalu merangkum poin-poin utama (60 detik)
  4. Tugas terintegrasi: Mendengarkan kuliah, lalu menjelaskan sebuah konsep (60 detik)

Responsmu dievaluasi oleh kombinasi penilaian AI dan penilai manusia. Tugas terintegrasi menguji kemampuanmu menyintesis informasi dari reading dan listening — keterampilan yang langsung relevan dengan kehidupan akademis.

IELTS Speaking

Kamu duduk berhadapan dengan seorang penguji manusia untuk wawancara 11-14 menit dalam tiga bagian:

  1. Bagian 1: Penguji mengajukan pertanyaan umum tentang topik yang familiar (4-5 menit)
  2. Bagian 2: Kamu menerima kartu topik dan berbicara selama 1-2 menit setelah 1 menit persiapan
  3. Bagian 3: Penguji mengajukan pertanyaan lanjutan yang mengeksplorasi topik Bagian 2 secara lebih abstrak (4-5 menit)

Percakapannya alami dan interaktif. Penguji bisa mengajukan pertanyaan lanjutan, mengubah kata-kata prompt, dan merespons jawabanmu.

Mana yang Cocok Untukmu?

Ini sering menjadi faktor penentu bagi peserta tes:

  • Pilih TOEFL jika kamu merasa gugup berbicara tatap muka dengan orang asing, kamu nyaman dengan prompt terstruktur, dan kamu pandai dalam tugas integrasi reading-listening-speaking
  • Pilih IELTS jika kamu adalah komunikator alami, kamu tampil lebih baik dengan lawan bicara nyata, dan kamu lebih suka interaksi spontan daripada monolog berwaktu

Beberapa peserta tes merasa bagian speaking TOEFL kurang menegangkan karena tidak ada penilaian manusia secara langsung. Yang lain merasa tidak alami berbicara ke mikrofon tanpa umpan balik. Tingkat kenyamanan pribadimu lebih penting daripada perbandingan objektif mana pun.

Bagian Writing: Pembahasan Mendalam

TOEFL Writing

Bagian writing TOEFL 2026 mencakup dua tugas:

  1. Integrated writing (20 menit): Membaca sebuah teks, mendengarkan kuliah yang menantang atau melengkapinya, lalu menulis esai yang merangkum hubungan antara keduanya. Kira-kira 150-225 kata.
  2. Academic discussion (10 menit): Membaca pertanyaan profesor dan dua tanggapan mahasiswa dalam forum diskusi online, lalu menyumbangkan responsmu sendiri. Kira-kira 100+ kata.

Tugas academic discussion menggantikan esai independen sebelumnya pada 2023 dan tetap ada dalam format 2026. Ini menguji kemampuanmu untuk terlibat dengan ide orang lain dan menambahkan perspektifmu sendiri secara ringkas.

IELTS Writing

  1. Task 1 (20 menit): Mendeskripsikan, merangkum, atau menjelaskan informasi visual — grafik, tabel, diagram, atau proses. Minimum 150 kata.
  2. Task 2 (40 menit): Menulis esai sebagai tanggapan terhadap sudut pandang, argumen, atau masalah. Minimum 250 kata.

Task 2 memiliki bobot lebih besar dari Task 1 dalam skor writing keseluruhan.

Mana yang Cocok Untukmu?

TOEFL Writing menekankan sintesis dan integrasi — menggabungkan informasi dari berbagai sumber. IELTS Writing menekankan interpretasi data (Task 1) dan argumentasi independen (Task 2). Jika kamu kuat dalam menganalisis dan menggabungkan informasi, TOEFL Writing mungkin cocok untukmu. Jika kamu unggul dalam mendeskripsikan data dan membangun argumen terstruktur dari nol, IELTS Writing mungkin lebih sesuai.

Durasi Tes dan Logistik

Faktor TOEFL iBT 2026 IELTS Academic
Total waktu ~2 jam ~2 jam 45 menit
Format Hanya komputer Kertas atau komputer
Pusat tes Pusat tes ETS, edisi rumah British Council, IDP, pusat komputer
Opsi dari rumah TOEFL Home Edition tersedia IELTS Online tersedia (terbatas)
Hasil 4-8 hari 13 hari (kertas), 3-5 hari (komputer)
Masa berlaku skor 2 tahun 2 tahun

Biaya

Kedua tes menelan biaya kira-kira $200-$260 USD, tergantung lokasi. Harga bervariasi berdasarkan negara dan pusat tes. Biaya tambahan mungkin mencakup biaya pengiriman laporan skor dan biaya pendaftaran terlambat.

Penerimaan Universitas

Di Mana TOEFL Unggul

  • Amerika Serikat: TOEFL adalah standar tradisional. Setiap universitas AS menerimanya.
  • Kanada: Diterima secara universal bersama IELTS.
  • Jerman: Banyak universitas Jerman lebih menyukai atau mensyaratkan TOEFL untuk program berbahasa Inggris.
  • Prancis, Belanda: TOEFL diterima secara luas untuk program berbahasa Inggris.

Di Mana IELTS Unggul

  • Inggris (United Kingdom): IELTS adalah pilihan tradisional dan diterima untuk semua visa Inggris. TOEFL diterima oleh universitas tetapi tidak langsung untuk keperluan imigrasi.
  • Australia: Keduanya diterima sepenuhnya, tetapi IELTS secara historis lebih umum.
  • Selandia Baru: Keduanya diterima; IELTS sedikit lebih lazim.

Di Mana Keduanya Setara

Sebagian besar universitas di seluruh dunia sekarang menerima kedua tes secara setara. Jika institusi targetmu menerima keduanya, pilihannya harus didasarkan pada format tes mana yang sesuai dengan keterampilanmu, bukan tes mana yang "disukai" institusi.

Selalu cek persyaratan spesifik institusi targetmu. Beberapa program menetapkan skor minimum per bagian yang mungkin lebih mudah dicapai di satu tes dibanding yang lain.

Tes Mana yang Cocok untuk Pelajar Mana?

TOEFL Mungkin Lebih Baik Untukmu Jika:

  • Kamu nyaman dengan bahasa Inggris Amerika (kosakata, aksen, idiom)
  • Kamu lebih suka mengetik daripada menulis tangan
  • Kamu pandai mencatat dan menyintesis informasi
  • Kamu menangani tugas berwaktu dan terstruktur dengan baik
  • Kamu lebih suka tidak berinteraksi dengan penguji manusia untuk speaking
  • Kamu mendaftar terutama ke universitas Amerika Utara atau Eropa
  • Kamu menginginkan pengalaman tes yang lebih singkat (2 jam vs 2 jam 45 menit)

IELTS Mungkin Lebih Baik Untukmu Jika:

  • Kamu lebih familiar dengan bahasa Inggris British
  • Kamu lebih suka percakapan tatap muka untuk penilaian speaking
  • Kamu kuat dalam mendeskripsikan data visual (grafik, diagram)
  • Kamu menginginkan opsi tes berbasis kertas
  • Kamu lebih suka format pertanyaan yang bervariasi dalam reading dan listening
  • Kamu mendaftar ke institusi di Inggris, Australia, atau Selandia Baru
  • Kamu menggunakan skor terutama untuk keperluan imigrasi di Inggris

Mempersiapkan Diri Secara Efektif: Kesamaan Kedua Tes

Terlepas dari tes mana yang kamu pilih, persiapan yang efektif mengikuti prinsip yang sama:

  1. Ambil tes latihan penuh lebih awal untuk menetapkan skor dasar (baseline)
  2. Identifikasi bagian terlemahmu dan alokasikan lebih banyak waktu belajar di sana
  3. Berlatih dalam kondisi berwaktu untuk membangun stamina dan manajemen waktu
  4. Tinjau kesalahanmu secara sistematis — pahami mengapa kamu salah menjawab setiap pertanyaan
  5. Dapatkan umpan balik untuk speaking dan writing dari penilai yang berkualifikasi atau alat AI

Untuk persiapan TOEFL, ExamRift menawarkan ujian simulasi lengkap yang dibangun dengan format tes adaptif MST 2026. Setiap sesi latihan mencakup penilaian writing oleh AI pada rubrik holistik 0-5 resmi dan evaluasi speaking oleh AI, sehingga kamu mendapat umpan balik langsung yang bisa ditindaklanjuti. Setelah setiap ujian, kamu menerima suplemen pembelajaran per pertanyaan — daftar kosakata, frasa fungsional, panduan reading, dan jawaban model — yang disesuaikan dengan konten yang baru kamu latih. Dashboard menyediakan analisis kelemahan dan laporan skor terperinci untuk menjaga persiapanmu tetap fokus dan efisien.

Membuat Keputusan

Berikut kerangka keputusan sederhana:

  1. Cek institusi targetmu. Jika mereka hanya menerima satu tes, keputusan sudah dibuat.
  2. Ambil tes latihan dari masing-masing tes. Banyak peserta terkejut menemukan bahwa mereka sangat menyukai satu format.
  3. Pertimbangkan format speaking. Ini biasanya pembeda terbesar dalam hal kenyamanan dan performa.
  4. Pikirkan tentang sumber belajar. Pilih tes yang memiliki materi belajar dan tes latihan yang lebih mudah kamu akses.
  5. Pertimbangkan logistik. Ketersediaan tanggal tes, kedekatan pusat tes, dan jadwal pelaporan skor bisa memengaruhi pilihanmu.

Tidak ada tes yang secara universal "lebih mudah." Tes yang tepat adalah tes di mana keterampilanmu paling alami diterjemahkan menjadi skor tinggi.


Condong ke TOEFL? ExamRift memberikanmu latihan TOEFL iBT 2026 paling realistis yang tersedia — ujian simulasi adaptif penuh, penilaian writing dan speaking berbasis AI, dan materi belajar personal setelah setiap pertanyaan. Mulai latihan gratismu hari ini dan lihat di mana posisimu.