Percent, Percentage, dan Percentage Points: Kata Kecil, Kesalahan Besar

Percent, Percentage, dan Percentage Points: Kata Kecil, Kesalahan Besar

Seorang pelajar pernah menulis dalam deskripsi grafik: "Unemployment increased by 5 percent, from 30 percent to 35 percent." Kedengarannya masuk akal sampai kamu hitung. Naik dari 30% ke 35% adalah kenaikan sebesar 5 percentage points, bukan 5 percent. (5 percent dari 30 hanya 1,5.) Tiga kata kecil, tiga makna yang sangat berbeda.

Kenapa Ini Penting

Grafik, survei, laporan berita, dan email bisnis penuh dengan persentase. Saat kamu menulis tentang data di task TOEFL atau IELTS, atau menjelaskan angka penjualan dalam rapat, kata yang salah bisa mengubah maknanya secara drastis. Pembaca yang teliti dengan angka akan menyadarinya, dan frasa yang ceroboh bisa membuat pembicara yang percaya diri terdengar ragu. Kabar baiknya, aturannya pendek, dan begitu kamu paham polanya, kamu tidak akan tertukar lagi.

Polanya

Percent (atau simbol %) dipakai dengan angka spesifik. Kamu berkata "twenty-five percent" atau menulis "25%." Kata ini berfungsi seperti satuan yang menempel pada sebuah angka.

Percentage adalah kata benda umum. Kata ini dipakai tanpa angka spesifik, sering dengan kata seperti a, the, small, large, atau what. Kamu berkata "a small percentage of students" atau "what percentage of the budget."

Percentage point (atau percentage points) mengukur selisih aritmatika antara dua persentase. Kalau skor naik dari 70% ke 75%, ia naik sebesar 5 percentage points, bukan 5 percent.

Tiga contoh singkat:

  • About 40 percent of customers responded.
  • Only a small percentage of customers responded.
  • Response rates rose from 30% to 40%, an increase of 10 percentage points.

Salah / Alami / Mengapa

Salah Alami Mengapa
Sales increased by 10 percent, from 20% to 30%. Sales increased by 10 percentage points, from 20% to 30%. Selisih antara dua persentase diukur dalam percentage points, bukan percent.
What percent of the class passed? What percentage of the class passed? Tanpa angka spesifik, pakai percentage.
A small percent of users complained. A small percentage of users complained. Tanpa angka, percentage adalah bentuk kata bendanya.
The price increased to 15%. The price increased by 15%. By menunjukkan besarnya perubahan; to berarti mencapai nilai 15%.
Twenty-five percents of the budget is gone. Twenty-five percent of the budget is gone. Percent tidak ditambah -s jamak saat menempel pada angka.
The approval rating dropped by three percent. The approval rating dropped by three percentage points. Saat membandingkan dua nilai persentase, pakai percentage points untuk menghindari ambiguitas.
Almost 80 percentage of the seats were filled. Almost 80 percent of the seats were filled. Angka spesifik memakai percent, bukan percentage.

Situasi Umum

Menjelaskan grafik garis. "The unemployment rate rose from 4% in January to 6% in June, an increase of two percentage points." Perhatikan bagaimana percentage points dengan jelas menandai selisihnya.

Melaporkan hasil survei. "About 65 percent of respondents said they were satisfied. Only a small percentage gave a negative answer." Kalimat pertama punya angka, jadi pakai percent. Yang kedua umum, jadi pakai percentage.

Membicarakan skor tes. "My reading score went up 8 percentage points, from 22 to 30 (out of 30)." Kalau kamu bilang 8 percent, pendengar bisa bertanya-tanya 8 percent of what.

Rapat bisnis. "Our market share grew from 12% to 18% last year — six percentage points of growth, which is roughly a 50 percent increase relative to where we started." Kalimat ini pakai keduanya: selisih absolut dalam percentage points, dan perubahan relatif dalam percent.

Membaca headline berita. "Inflation eased by 0.3 percentage points." Wartawan keuangan sangat ketat dengan perbedaan ini karena percent yang ceroboh bisa menyesatkan pembaca.

Liputan pemilu. "The candidate's support climbed by four percentage points after the debate." Kalau bilang four percent artinya kenaikan relatif 4%, yang jauh lebih kecil.

Kesalahan Umum

  • Memakai percent saat membandingkan dua persentase — gunakan percentage points.
  • Mengucapkan percents dengan -s. Percent tetap sama untuk angka berapa pun.
  • Mencampur by dan to: increased by 10% (perubahan sebesar 10%) versus increased to 10% (totalnya kini 10%).
  • Lupa of setelah percentage: yang benar "a percentage of the population," bukan "a percentage the population."
  • Memakai percentage dengan angka spesifik — sebut "30 percent," bukan "30 percentage."
  • Menganggap "rose 5 percent" dan "rose 5 percentage points" itu sama di sebuah grafik. Hampir tidak pernah sama.
  • Menulis "% point" seolah simbol matematika. Tulis lengkap: percentage points.

Latihan Singkat

Isi titik-titik atau perbaiki kalimatnya.

  1. About 40 ______ of the survey responses came from Europe.
  2. A small ______ of students chose the elective course.
  3. The interest rate increased from 3% to 4.5%, a rise of 1.5 ______ ______.
  4. What ______ of your salary goes to rent?
  5. Perbaiki: "The approval rating dropped by five percent, from 60% to 55%."

Ringkasan

Pakai percent dengan angka spesifik, percentage untuk pernyataan umum tanpa angka, dan percentage points saat mengukur selisih antara dua persentase. Triknya adalah dengan bertanya: Apakah aku menempelkan angka? Apakah aku bicara secara umum? Atau aku sedang membandingkan dua tingkat? Cocokkan pertanyaan dengan kata yang tepat, dan kalimat datamu akan terdengar tajam dan percaya diri.


Mau berlatih angka, kuantitas, dan satuan dalam kalimat tes yang nyata? Mulai berlatih di ExamRift.