'Obviously': Mengapa Bisa Terdengar Kasar
Mengapa frasa ini bisa rumit
Kata 'obviously' tampak sederhana. Pelajar sering menggunakannya untuk berarti 'clearly' atau 'of course', sebagai cara menegaskan suatu poin. Kata ini terasa percaya diri dan alami.
Masalah tersembunyinya adalah pesan yang dikirimkannya tentang pendengar. 'Obviously' tidak hanya menggambarkan faktanya. Kata ini juga menyiratkan bahwa fakta itu begitu mudah sehingga semua orang seharusnya sudah mengetahuinya.
Makna kedua itulah yang membuat 'obviously' berisiko. Jika pendengar belum mengetahui informasi tersebut, kata ini bisa membuat mereka merasa lambat atau kurang berpengetahuan.
Apa yang biasanya dimaksud orang
Ketika pelajar mengatakan 'obviously', mereka biasanya bermaksud sesuatu yang positif:
- Menyetujui dengan kuat: "Obviously, I'll help you."
- Menegaskan suatu poin: "Obviously, safety comes first."
- Terdengar percaya diri dan alami dalam percakapan.
- Menghubungkan gagasan, mirip dengan 'of course'.
Tujuannya hampir tidak pernah untuk merendahkan pendengar.
Bagaimana hal itu bisa terdengar
Masalahnya ada pada makna tersiratnya. "Obviously, you have to save the file first" bisa terdengar seperti "siapa pun pasti tahu itu, kenapa kamu tidak?" Pendengar mungkin merasa malu meskipun kamu hanya bermaksud membantu.
Hal ini paling terasa kuat ketika kamu sedang menjelaskan sesuatu atau menjawab pertanyaan. Jika seseorang meminta bantuan dan kamu menjawab dengan "obviously", kamu mungkin tampak tidak sabar atau bahkan kasar, karena kamu menyiratkan bahwa pertanyaan mereka tidak layak ditanyakan.
Kata ini juga bisa terdengar meremehkan dalam perselisihan. "Obviously you're wrong" menutup percakapan dan tidak menyisakan ruang bagi pihak lain. Kata ini menambah tekanan, bukan kejelasan. Seperti banyak masalah nada lainnya, ini bukan soal tata bahasa. Ini soal bagaimana perasaan pendengar.
Alternatif yang lebih baik
Kamu bisa mempertahankan rasa percaya dirimu tanpa sisi yang tajam. Pilihlah kata yang menegaskan poinmu tanpa menghakimi pendengar.
| Jika kamu bermaksud... | Coba katakan... | Nada |
|---|---|---|
| Aku sangat setuju | Yes, definitely | Hangat dan jelas |
| Biar kujelaskan satu langkah | A helpful first step is... | Mendukung |
| Hal ini penting | One key thing to remember is... | Tenang |
| Tentu saja aku akan membantu | Happy to help with that | Ramah |
| Poin ini jelas bagiku | As you may already know... | Penuh hormat |
Contoh singkat
Penjelasan yang terdengar kasar:
"Obviously, you click 'submit' at the end."
Versi yang ramah yang mengajarkan hal yang sama:
"When you're ready, just click 'submit' at the end."
Menyetujui dengan cara yang menambah tekanan:
"Obviously we should test it first."
Cara yang lebih hangat untuk menyampaikan poin yang sama:
"I'd suggest we test it first, just to be safe."
Menjawab pertanyaan tanpa membuat si penanya merasa kecil:
"Obviously it's in the settings menu." menjadi "You'll find it in the settings menu."
Aturan singkat
Jika pendengar mungkin belum mengetahui faktanya, buanglah 'obviously'. Gunakan hanya untuk hal-hal yang jelas-jelas kamu dan pendengar sama-sama ketahui, dan bahkan saat itu pun, gunakan dengan lembut.
Latihan: pilih nada yang lebih baik
Seorang rekan tim baru bertanya di mana menemukan folder bersama. Kamu ingin membantu.
- A. "Obviously it's on the main drive."
- B. "It's on the main drive, in the 'Projects' folder."
- C. "You should obviously know that by now."
Answer: B — Kalimat ini memberikan jawaban yang jelas dan ramah tanpa menghakimi soal apa yang seharusnya sudah diketahui orang itu.
Dalam sebuah rapat, kamu ingin mendukung gagasan kolega untuk memeriksa anggaran terlebih dahulu.
- A. "Obviously we need to check the budget."
- B. "I agree, checking the budget first sounds sensible."
- C. "Obviously that's the only option."
Answer: B — Kalimat ini menunjukkan persetujuan dan rasa hormat tanpa menyiratkan bahwa poin itu terlalu sederhana untuk disebutkan.
Seorang teman bertanya cara menyetel ulang kata sandinya. Kamu ingin menjelaskan dengan baik.
- A. "Obviously you click 'forgot password'."
- B. "Just click 'forgot password' and follow the steps, it's quick."
- C. "That's obvious, isn't it?"
Answer: B — Kalimat ini memandu temanmu melewati langkahnya dengan hangat, alih-alih menyiratkan bahwa pertanyaannya bodoh.
