Cara Menjelaskan Masalah Kebisingan dalam Bahasa Inggris
Kata-kata seputar kebisingan dan gangguan membantu kamu menjelaskan suara yang memengaruhi kenyamanan, tidur, pekerjaan, belajar, atau perilaku di tempat umum. Kamu mungkin memerlukannya di gedung apartemen, hotel, kantor, perpustakaan, ruang kelas, kafe, kereta, klinik, atau ruang kerja bersama. Daripada berkata "there is sound" (ada suara), kamu bisa berkata musiknya keras, mesinnya berdengung, pipanya bergetar berisik, atau kebisingannya mengganggu para tetangga.
Bahasa Inggris punya banyak kata untuk suara karena kebisingan yang berbeda terasa berbeda. Sebuah hum bisa terasa mantap dan rendah. Sebuah bang terjadi mendadak dan keras. Sebuah rattle berulang dengan cepat. Sebuah disturbance bukan hanya suara; itu adalah sesuatu yang menyela orang atau membuat sebuah tempat menjadi kurang tenang. Kata-kata ini membantu kamu melaporkan masalah dengan sopan dan menggambarkan dengan tepat apa yang kamu dengar.
Pembedaan Utama
Noise adalah suara yang tidak diinginkan atau tidak menyenangkan. Suara itu bisa keras, terus-menerus, mendadak, atau mengganggu konsentrasi.
Sound bersifat netral. Suara itu bisa menyenangkan, berguna, atau tidak diinginkan. Musik, ucapan, lalu lintas, dan alarm semuanya adalah sounds.
Loud berarti tinggi volumenya. Kata ini tidak selalu berarti buruk, tetapi suara yang keras bisa mengganggu orang.
Quiet berarti rendah kebisingan atau suaranya. Ruangan yang quiet terasa tenang dan tidak berisik.
Disturb berarti menyela ketenangan, tidur, pekerjaan, atau kegiatan seseorang.
Disrupt berarti menyela sebuah proses atau situasi sehingga tidak bisa berlanjut secara normal. Kata ini lebih kuat dan lebih formal daripada disturb.
Istilah dan Frasa Inti
- noise: suara yang tidak diinginkan atau tidak menyenangkan
- sound: sesuatu yang kamu dengar
- volume: seberapa keras atau pelan sebuah suara
- loud: menghasilkan banyak suara
- quiet: menghasilkan sedikit suara
- noisy: penuh kebisingan
- silent: tanpa suara sama sekali
- disturbance: sesuatu yang menyela ketenangan atau kegiatan normal
- disruption: gangguan yang serius
- rattle: suara goyangan yang cepat dan berulang
- hum: suara rendah yang mantap
- buzz: suara dengung rendah, sering dari mesin atau serangga
- bang: suara keras yang mendadak
- thump: suara berat yang rendah
- creak: suara panjang dari kayu, pintu, lantai, atau benda tua
- echo: suara yang berulang setelah mengenai sebuah permukaan
- vibration: gerakan getar yang bisa kamu rasakan atau dengar
- background noise: suara yang ada tetapi bukan fokus utama
- quiet hours: waktu saat orang harus menjaga kebisingan tetap rendah
- keep it down: mengurangi kebisingan
Kolokasi yang Alami
Gunakan loud music, quiet room, noisy neighbors, background noise, traffic noise, construction noise, constant hum, rattling pipe, creaking floor, sudden bang, quiet hours, noise complaint, disturb the neighbors, disrupt a meeting, dan keep the noise down.
Gunakan kata kerja seperti hear, listen, rattle, hum, buzz, bang, echo, disturb, disrupt, bother, complain, lower, dan reduce.
"Could you keep the noise down?" (Bisakah kamu mengecilkan kebisingannya?)
"The air conditioner makes a constant hum." (AC-nya mengeluarkan dengungan yang terus-menerus.)
"I heard a loud bang around midnight." (Saya mendengar suara dentuman keras sekitar tengah malam.)
"The construction noise disrupted the meeting." (Kebisingan konstruksi mengganggu rapat itu.)
"The pipes rattle when someone uses hot water." (Pipanya bergetar berisik saat ada yang memakai air panas.)
Kolokasi ini berguna karena deskripsi kebisingan sering kali memadukan sumbernya, jenis suaranya, dan dampaknya pada orang.
Contoh Kalimat
"The apartment is quiet during the day but noisy at night." (Apartemen itu tenang pada siang hari tetapi berisik pada malam hari.)
"There is a constant buzzing sound near the ceiling light." (Ada suara dengung yang terus-menerus di dekat lampu plafon.)
"The old stairs creak every time someone walks up." (Tangga tua itu berderit setiap kali ada yang menaikinya.)
"The restaurant was too loud for a conversation." (Restoran itu terlalu berisik untuk mengobrol.)
"Please lower the volume after 10 p.m." (Tolong kecilkan volumenya setelah pukul 10 malam.)
"The traffic noise makes it hard to sleep." (Kebisingan lalu lintas membuat sulit tidur.)
"A rattling sound is coming from the washing machine." (Ada suara bergetar berisik yang berasal dari mesin cuci.)
"The alarm disrupted the whole office." (Alarm itu mengganggu seluruh kantor.)
"The hotel has quiet hours from 10 p.m. to 7 a.m." (Hotel itu memberlakukan jam tenang dari pukul 10 malam sampai pukul 7 pagi.)
"I do not mind normal sounds, but the banging is disturbing." (Saya tidak masalah dengan suara yang biasa, tetapi suara dentuman itu mengganggu.)
Menjelaskan Sumber Kebisingan
Saat kamu melaporkan kebisingan, sebutkan dari mana suara itu berasal jika kamu bisa.
"The noise is coming from the upstairs apartment." (Kebisingan itu berasal dari apartemen di atas.)
"The rattling sound is coming from the vent." (Suara bergetar berisik itu berasal dari ventilasi.)
"The washing machine makes a loud thumping noise during the spin cycle." (Mesin cuci itu mengeluarkan suara hentakan keras saat sedang berputar memeras.)
"The elevator hums all night." (Lift itu berdengung sepanjang malam.)
"The construction noise starts before 7 a.m." (Kebisingan konstruksi mulai sebelum pukul 7 pagi.)
Jika kamu tidak yakin, pakai seems to atau sounds like:
"It seems to be coming from the hallway." (Suara itu sepertinya berasal dari lorong.)
"It sounds like someone is moving furniture." (Kedengarannya seperti ada yang sedang memindahkan perabot.)
"It sounds like a pipe is vibrating inside the wall." (Kedengarannya seperti ada pipa yang bergetar di dalam dinding.)
Frasa-frasa ini berguna karena kamu bisa menggambarkan apa yang kamu dengar tanpa mengaku tahu penyebab pastinya.
Membicarakan Dampaknya
Sebuah suara menjadi gangguan saat suara itu memengaruhi orang. Gambarkan dampaknya dengan kata kerja seperti bother, disturb, wake up, distract, interrupt, dan disrupt.
"The noise wakes me up every night." (Kebisingan itu membangunkan saya setiap malam.)
"The loud music is bothering the neighbors." (Musik yang keras itu mengganggu para tetangga.)
"The background noise makes it hard to hear the speaker." (Kebisingan latar membuat sulit mendengar pembicara.)
"The drilling interrupted our phone call." (Suara bor itu menyela panggilan telepon kami.)
"The alarm disrupted the class." (Alarm itu mengganggu kelas.)
Gunakan too saat volumenya melebihi batas yang dapat diterima:
"The TV is too loud." (TV-nya terlalu keras.)
"The cafe is too noisy for a work meeting." (Kafe itu terlalu berisik untuk rapat kerja.)
"The machine is too loud to run at night." (Mesin itu terlalu berisik untuk dijalankan pada malam hari.)
Kesalahan Umum Pembelajar
Jangan berkata "the sound is big." Katakan "the sound is loud" atau "the noise is loud."
Jangan mengacaukan sound dan noise. Sound bersifat netral. Noise biasanya tidak diinginkan. "I like the sound of rain" terdengar alami. "I like the noise of rain" terdengar tidak biasa, kecuali kamu memaksudkannya secara santai.
Jangan berkata "please down the volume." Katakan "please lower the volume," "please turn down the volume," atau "please keep it down."
Jangan memakai disturb tanpa objek dalam banyak kalimat sehari-hari. Katakan "The noise disturbs me" atau "The noise is disturbing." Jangan berkata "The noise disturbs" sendirian.
Jangan mengacaukan quiet dan silent. Quiet berarti sedikit kebisingan. Silent berarti tanpa suara sama sekali. Sebuah perpustakaan bisa saja quiet, tetapi biasanya tidak silent.
Jangan membuat keluhan yang terlalu samar. "There is noise" kurang membantu dibandingkan "There is loud music from the apartment above us after midnight" (Ada musik keras dari apartemen di atas kami setelah tengah malam).
Paragraf Model Praktis
Our apartment is usually quiet, but there has been a noise problem this week. Around 11 p.m., loud music starts in the upstairs unit, and I can also hear a heavy thumping sound, as if someone is moving furniture. The noise wakes up my child and makes it difficult to sleep. During the day, there is a constant hum from the hallway vent, but that is only background noise. The late-night music is the main disturbance. I plan to ask the neighbors politely to keep it down during quiet hours.
(Apartemen kami biasanya tenang, tetapi minggu ini ada masalah kebisingan. Sekitar pukul 11 malam, musik keras mulai terdengar di unit atas, dan saya juga bisa mendengar suara hentakan berat, seolah ada yang sedang memindahkan perabot. Kebisingan itu membangunkan anak saya dan membuat sulit tidur. Pada siang hari, ada dengungan yang terus-menerus dari ventilasi lorong, tetapi itu hanya kebisingan latar. Musik larut malam itulah gangguan utamanya. Saya berencana meminta tetangga dengan sopan untuk mengecilkan suara selama jam tenang.)
Deskripsi kebisingan yang baik menyebutkan suaranya, sumbernya, waktunya, dan dampaknya. Katakan apakah itu hum, buzz, rattle, bang, atau musik keras, lalu jelaskan apakah suara itu mengganggu, menyela, menyita, atau merusak kegiatan orang.
