'I Think' vs 'I Believe' vs 'It Seems': Menyampaikan Pendapat

'I Think' vs 'I Believe' vs 'It Seems': Menyampaikan Pendapat

Kenapa frasa ini bisa membingungkan

Menyampaikan pendapat adalah sesuatu yang kamu lakukan sepanjang hari, dalam percakapan, di sekolah, dan di tempat kerja. Tiga pembuka yang umum melakukan sebagian besar tugas ini: 'I think', 'I believe', dan 'it seems'. Ketiganya memperkenalkan sebuah pandangan pribadi.

Bagian yang rumitnya, ketiganya membawa tingkat keyakinan yang berbeda. 'I think' itu sehari-hari dan seimbang. 'I believe' lebih kuat dan lebih berkomitmen. 'It seems' lebih lembut dan lebih ragu-ragu. Jika kamu memilih yang salah, kamu bisa terdengar lebih yakin atau kurang yakin daripada yang sebenarnya.

Ketika nuansamu tidak cocok dengan tingkat keyakinanmu yang sebenarnya, orang bisa salah membacamu. Mereka mungkin membantah keras sesuatu yang sebenarnya hanya setengah kamu maksudkan, atau mengabaikan poin yang sebenarnya kamu rasakan dengan kuat.

Apa yang biasanya dimaksud orang

Ketika pembelajar membuka dengan salah satu frasa ini, biasanya mereka ingin memberi sinyal:

  • Ini adalah pendapatku yang jujur dan biasa.
  • Aku merasakan hal ini dengan kuat.
  • Ini hanya sebuah kesan, dan aku bisa saja keliru.
  • Aku ingin mengundang diskusi, bukan mengakhirinya.

Frasa yang kamu pilih sebaiknya cocok dengan seberapa teguh perasaanmu yang sebenarnya.

Bagaimana frasa ini bisa terdengar

'I think' adalah pilihan yang aman dan seimbang. Frasa ini terdengar alami dan terbuka. Frasa ini menyampaikan "inilah pandanganku" tanpa menutup pintu. Frasa ini jarang menimbulkan masalah.

'I believe' terdengar teguh dan berkomitmen. Frasa ini bagus ketika kamu ingin menunjukkan keyakinan. Tetapi jika dipakai untuk poin yang kecil atau tidak pasti, frasa ini bisa terdengar terlalu kuat, dan bisa membuat obrolan santai terasa seperti perdebatan.

'It seems' terdengar hati-hati dan lembut. Frasa ini berguna ketika kamu tidak yakin atau ketika kamu ingin memperhalus sebuah poin. Tetapi jika kamu memakainya untuk sesuatu yang sebenarnya kamu rasakan dengan kuat, kamu bisa terdengar tidak yakin, dan orang lain mungkin tidak menanggapi poin itu dengan serius.

Pilihan yang lebih baik

Cocokkan kekuatan pembukamu dengan kekuatan pendapatmu yang sebenarnya.

Jika maksudmu... Coba katakan... Nuansa
Ini pendapatku yang biasa I think... Seimbang, terbuka
Aku merasakan hal ini dengan kuat I really do believe... Teguh, percaya diri
Ini hanya sebuah kesan It seems like... atau My sense is... Hati-hati, lembut
Aku ingin orang lain ikut menyampaikan pendapat I think, but I'd love to hear other views Terbuka, kolaboratif
Aku cukup yakin tetapi masih fleksibel I'd say... atau I'm fairly sure that... Mantap, ramah

Contoh singkat

Menyampaikan pendapat biasa dalam sebuah rapat.

Terlalu kuat: "I believe this plan is wrong."
Seimbang: "I think this plan might have a few gaps."

Menyatakan sesuatu yang kamu rasakan dengan kuat.

Terlalu lunak: "It seems we should test this first."
Teguh: "I really believe we should test this before we launch."

Memberikan kesan yang ringan.

Terlalu percaya diri: "I believe she's running late."
Hati-hati: "It seems like she might be running late."

Mengundang diskusi di kelas.

Tertutup: "I believe this answer is correct."
Terbuka: "I think this is the answer, but I'd like to hear what others got."

Aturan singkat

Gunakan 'I think' untuk pendapat sehari-hari, 'I believe' ketika kamu benar-benar merasakan sesuatu dengan kuat, dan 'it seems' ketika kamu menyampaikan kesan yang belum kamu yakini.

Latihan: pilih nuansa yang lebih baik

  1. Dalam sebuah obrolan santai, kamu punya pendapat yang biasa dan ringan tentang sebuah restoran. Kamu berkata:

    • A. I believe that restaurant is overrated.
    • B. I think that restaurant is a little overrated.
    • C. It seems the restaurant might possibly be overrated.

    Answer: B — 'I think' cocok dengan pendapat yang biasa dan ringan tanpa melebih-lebihkannya.

  2. Kamu merasa dengan kuat bahwa sebuah langkah keselamatan tidak boleh dilewati. Kamu berkata:

    • A. It seems we should keep this step.
    • B. I think maybe we should keep this step.
    • C. I really believe we should keep this step.

    Answer: C — Pandangan yang kuat layak diberi pembuka yang teguh agar orang menanggapinya dengan serius.

  3. Kamu memperhatikan sesuatu tetapi benar-benar tidak yakin, dan kamu tidak ingin melebih-lebihkannya. Kamu berkata:

    • A. I believe the printer is broken.
    • B. It seems like the printer might not be working.
    • C. The printer is definitely broken.

    Answer: B — 'It seems' dengan jujur memberi sinyal bahwa ini hanya sebuah kesan.