Cara Menebak Kata Bahasa Inggris yang Sulit Tanpa Kamus

Cara Menebak Kata Bahasa Inggris yang Tidak Dikenal dari Awalan, Akar, dan Akhiran

Bayangkan kamu sudah empat puluh menit berada di bagian Reading TOEIC dan soal berikutnya bergantung pada kata incomprehensible. Kamu belum pernah mempelajari kata itu sebagai satu kesatuan, tetapi waktu terus berdetak dan kamu tidak boleh berhenti. Inilah strateginya: pecah kata itu. In- (tidak) ditambah com- (bersama, penguat) ditambah prehens (menggenggam, terkait dengan comprehend) ditambah -ible (mampu). Satukan kepingannya dan kamu mendapatkan "tidak mampu digenggam bersama," yang cukup dekat dengan makna modern "mustahil dipahami." Kamu menjawab soal itu dalam sekitar sepuluh detik dan terus bergerak.

Rutinitas singkat itulah yang menjadi fokus artikel ini. Setelah sebelas artikel tentang awalan, akar, dan akhiran secara terpisah, artikel ini adalah bagian strategi terakhir. Kita akan menelusuri rutinitas empat langkah untuk menebak kata yang tidak dikenal, mengerjakan beberapa contoh bergaya ujian, lalu menghubungkan rutinitas itu dengan tuntutan spesifik Reading TOEIC, Reading TOEFL, dan IELTS Academic Reading.

Sebuah pengingat sebelum kita mulai: bagian kata memberi petunjuk, bukan kepastian. Rutinitas dalam artikel ini bukan dekoder ajaib. Ia adalah cara membuat tebakan pertama yang cepat dan terinformasi sehingga kamu bisa menyimpan pemikiran yang lebih dalam untuk soal-soal yang benar-benar membutuhkannya.

Gagasan Inti

Ketika kamu bertemu kata asing di bawah tekanan waktu, otakmu memiliki dua jalur. Jalur lambat mencoba mengambil kata itu dari ingatan, gagal, lalu panik. Jalur cepat memperlakukan kata itu sebagai teka-teki, mengidentifikasi bagian-bagiannya, membangun tebakan cepat, lalu memeriksanya terhadap kalimat di sekitarnya. Peserta ujian yang terampil melatih diri mengambil jalur cepat secara otomatis.

Jalur cepat memiliki empat langkah dan bekerja paling baik ketika kamu melakukannya dalam urutan ini: akhiran dulu, awalan kedua, akar ketiga, konteks keempat. Akhiran memberi tahumu kelas kata, yang merupakan informasi termurah dan paling andal. Awalan memberi tahumu arah atau polaritas (penyangkalan, pengulangan, intensitas). Akar memberi tahumu makna inti. Konteks memberi tahumu apakah tebakanmu cocok.

Melewatkan langkah konteks adalah kesalahan paling umum. Bagian kata mempersempit kemungkinan; kalimat di sekitar kata memilih jawaban akhir. Pakai keduanya.

Bagian Kata Kunci

Artikel ini adalah penutup strategi dari seri, jadi kita tidak akan memperkenalkan bagian kata baru. Sebagai gantinya, berikut pengingat singkat tentang jenis petunjuk yang diberikan setiap bagian. Jika ada yang terasa berkarat, baca ulang artikel sebelumnya dalam seri ini.

Akhiran memberi tahumu slot di dalam kalimat. Akhiran seperti -tion, -ment, -ity, -ness, -ism menandai kata benda. Akhiran seperti -ive, -ous, -al, -able, -ible menandai kata sifat. Akhiran seperti -ize, -ate, -ify menandai kata kerja. Akhiran -ly biasanya menandai kata keterangan. Jika kamu melihat -tion, kamu sudah tahu kata itu adalah kata benda bahkan sebelum kamu menganalisis apa pun.

Awalan memberi tahumu arah atau polaritas. Un-, in-, dis-, non-, a- biasanya menyangkal atau membalik. Re- sering berarti lagi atau kembali. Pre-, fore-, ante- sering berarti sebelum. Post- dan after- berarti sesudah. Sub- dan under- berarti di bawah. Super-, over-, dan hyper- berarti di atas. Trans- berarti melintas. Inter- berarti antara. Co-, con-, dan com- berarti bersama. Awalan yang sama kadang memiliki bacaan harfiah dan kiasan; baca sisa kata sebelum memutuskan.

Akar memberi tahumu gagasan inti. Fac/fect/fic berarti membuat atau melakukan. Pos/pon berarti menaruh atau menempatkan. Gress berarti melangkah atau pergi. Vert/vers berarti berputar. Mut berarti berubah. Bio berarti hidup. Geo berarti bumi. Chron berarti waktu. Psych berarti pikiran. Log berarti kata, ucapan, atau studi. Theor berarti pandangan. Ada ratusan lainnya, tetapi menguasai tiga puluh akar berfrekuensi tertinggi mencakup bagian yang mengejutkan besar dari kata-kata akademik yang tidak dikenal.

Konteks memilih bacaan akhir. Sebuah kata di dalam kalimat membawa informasi dari kata kerjanya, kata benda di sekitarnya, kata keterangan penghubung, dan penanda retoris (however, therefore, in contrast). Setelah kamu memiliki tebakan berbasis akar, tanyakan: apakah tebakan ini cocok dengan nada, arah argumen, dan tata bahasa kalimat? Jika ya, kunci dan teruskan. Jika tidak, sesuaikan.

Keluarga Kata

Berlatih dengan keluarga kata yang lengkap adalah salah satu cara terkuat untuk membuat rutinitas ini menjadi otomatis. Ambil sebuah akar yang sudah kamu kenal, bangun keluarganya, lalu perhatikan akhiran mana yang membentuk kelas kata yang mana. Act memberimu act, active, action, activity, activate, activation, actively. Communicate memberimu communicate, communication, communicative, communicator, communicatively. Decide memberimu decide, decision, decisive, decisively, decisiveness.

Ketika kamu berlatih pada keluarga kata, rutinitas itu menjadi memori otot. Pada saat kamu bertemu kata panjang di ujian sungguhan, langkah mengenali akhiran terjadi dalam kurang dari satu detik.

Contoh dalam Kalimat

Di bawah ini ada empat contoh terlatih yang menelusuri rutinitas empat langkah. Tidak satu pun mengutip teks ujian sungguhan; semuanya diparafrasekan agar terasa bergaya ujian.

Contoh 1. Kalimat: "The new policy was widely criticized for its inflexibility in handling unusual cases." Langkah 1 (akhiran): -ity menandai kata benda, yang menamai sebuah kualitas abstrak. Langkah 2 (awalan): in- berarti tidak. Langkah 3 (akar): flex berarti membengkok. Langkah 4 (konteks): Kalimatnya bersifat kritis, jadi kata bendanya menggambarkan kualitas negatif. Tebakan: kata benda itu menamai kualitas tidak mampu membengkok atau menyesuaikan. Makna modernnya, "kurangnya fleksibilitas," cocok.

Contoh 2. Kalimat: "Researchers used a chronological approach to organize the field notes." Langkah 1 (akhiran): -al menandai kata sifat. Langkah 2 (awalan): tidak ada awalan. Langkah 3 (akar): chron berarti waktu. Langkah 4 (konteks): Kalimatnya tentang mengatur catatan lapangan, yang sering dilakukan dalam urutan waktu. Tebakan: kata sifatnya menggambarkan pendekatan berdasarkan urutan waktu. Makna modernnya, "dalam urutan waktu," cocok.

Contoh 3. Kalimat: "The committee voted to postpone the launch by one quarter." Langkah 1 (akhiran): bentuknya adalah kata kerja (setelah "voted to"). Langkah 2 (awalan): post- berarti sesudah. Langkah 3 (akar): pon berarti menaruh atau menempatkan. Langkah 4 (konteks): Kalimatnya tentang sebuah peluncuran dan penundaan satu kuartal. Tebakan: kata kerjanya berarti menaruh sesuatu setelah waktu aslinya. Makna modernnya, "menunda," cocok.

Contoh 4. Kalimat: "The author's argument was incomprehensible to readers who lacked the relevant background." Langkah 1 (akhiran): -ible menandai kata sifat yang berarti "mampu menjadi sesuatu." Langkah 2 (awalan): in- berarti tidak. Langkah 3 (akar): prehens terkait dengan menggenggam atau menangkap, seperti dalam comprehend. Langkah 4 (konteks): Kalimatnya mengatakan pembaca tanpa latar belakang tidak bisa memahami argumennya. Tebakan: kata sifatnya menggambarkan argumen yang tidak bisa digenggam atau dipahami. Makna modernnya cocok.

Kesalahan Umum

Melewatkan akhiran. Mulai dari akar memang menggoda karena akar membawa makna, tetapi akhiran lebih cepat dan andal memberi tahumu slotnya. Lakukan akhiran dulu; biayanya hampir nol waktu dan mencegah kesalahan tata bahasa.

Memercayai awalan sebagai aturan keras. In- sering berarti tidak, tetapi kadang berarti "ke dalam" (input, invade, insert). Pre- biasanya berarti sebelum, tetapi preserve sudah bergeser dari "menjaga di muka" menjadi "menyimpan." Ketika tebakan berbasis awalan tidak cocok dengan kalimat, percayalah pada kalimat.

Mengabaikan pergeseran ejaan. Akar sering berubah bentuk tergantung apa yang menempel: fac, fect, fic semuanya akar yang sama. Vert dan vers adalah akar yang sama. Cap, cept, dan cip adalah akar yang sama. Jika sebuah kata tampak asing, coba ganti satu vokal atau satu konsonan dan lihat apakah akar yang lebih familiar muncul.

Memaksakan tebakan yang ditolak kalimat. Jika awalan berkata "negatif" tetapi kalimat sedang memuji subjeknya, tebakan awalanmu mungkin salah atau kata itu sudah bergeser. Sesuaikan berdasarkan konteks.

Menghabiskan waktu terlalu lama. Seluruh rutinitas seharusnya memakan waktu di bawah lima belas detik untuk sebagian besar kata ujian. Jika satu kata memakan lebih dari tiga puluh detik, tandai soalnya dan teruskan. Kembali kemudian dengan pembacaan yang segar sering menyelesaikan teka-teki lebih cepat daripada menatap.

Latihan

  1. Terapkan rutinitas empat langkah pada kata unsustainable dalam kalimat "Critics warned that the current rate of resource use was unsustainable over the long term." Apa kelas katanya, apa kontribusi awalannya, dan apa makna akarnya?

  2. Terapkan rutinitas empat langkah pada kata misinterpretation dalam kalimat "The dispute arose from a clear misinterpretation of the original contract." Apa kelas katanya, apa kontribusi awalannya, dan apa makna akarnya?

  3. Pilih makna terbaik dari biographical berdasarkan bagian-bagiannya:

    • A. berkaitan dengan menulis tentang kehidupan
    • B. berkaitan dengan studi tentang bumi
    • C. berkaitan dengan studi tentang pikiran
    • D. berkaitan dengan urutan waktu
  4. Pilih makna terbaik dari retransmission berdasarkan bagian-bagiannya:

    • A. tindakan mengirim melintas sekali
    • B. tindakan mengirim melintas lagi
    • C. kualitas dapat dikirim melintas
    • D. ketidakmampuan mengirim melintas
  5. Terapkan rutinitas empat langkah pada kata antiviral dalam kalimat "The lab developed an antiviral treatment for the new strain." Apa kelas katanya, apa kontribusi awalannya, dan apa makna akarnya?

Jawaban

  1. Unsustainable adalah kata sifat (-able membentuk kata sifat, dan -able ditambah penyangkalan bergaya in- di sini adalah un- ditambah -able). Awalan un- berarti tidak. Akar sustain berarti menahan atau mempertahankan. Seluruh kata berarti "tidak mampu dipertahankan," yang cocok dengan kalimatnya.
  2. Misinterpretation adalah kata benda (-tion membentuk kata benda). Awalan mis- berarti secara keliru. Akar interpret berarti menjelaskan makna. Seluruh kata berarti "tindakan menjelaskan makna secara keliru," yang cocok dengan sengketa kontraknya.
  3. A — bio (hidup) ditambah graph (menulis) ditambah -ical (kata sifat) menghasilkan "berkaitan dengan menulis tentang kehidupan," dan tulisan biografi menceritakan kisah hidup seseorang.
  4. B — re- (lagi) ditambah trans (melintas) ditambah miss (mengirim) ditambah -ion (kata benda) menghasilkan "tindakan mengirim melintas lagi," yang cocok dengan konteks penyiaran dan sinyal.
  5. Antiviral adalah kata sifat (-al membentuk kata sifat). Awalan anti- berarti melawan. Akar viral berasal dari virus. Seluruh kata berarti "melawan virus," yang cocok dengan konteks pengobatan medis.

Ulasan Singkat

  • Rutinitas cepat untuk kata-kata yang tidak dikenal memiliki empat langkah: akhiran, awalan, akar, konteks, dalam urutan itu.
  • Akhiran adalah informasi termurah; ia memberi tahumu kelas kata dan slot di dalam kalimat hampir secara instan.
  • Awalan menggeser makna, sering dengan menyangkal, membalik, memperkuat, atau mengarahkan akarnya.
  • Akar membawa gagasan inti, dan akar yang sama sering muncul dalam beberapa ejaan.
  • Selalu akhiri dengan pemeriksaan konteks; bagian kata mempersempit kemungkinan, tetapi kalimatlah yang memilih jawaban akhir.

Jika kamu ingin melatih rutinitas empat langkah ini di dalam konteks ujian yang realistis, kerjakan set Reading TOEIC, Reading TOEFL, dan IELTS Academic Reading di ExamRift, tempat kamu bisa berlatih menebak dulu, memeriksa terhadap konteks kedua, dan meninjau perincian setiap bagian kata setelahnya.